Niat Shalat Qobliyah Subuh

Salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW adalah shalat qobliyah subuh. Shalat ini biasa juga dikenal sebagai shalat fajar yang memiliki keutamaan serta ganjaran yang besar bagi orang-orang yang melaksanakan sekaligus mengistiqomahkannya. Selain melakukan ibadah Qobliyah subuh, alangkah baiknya anda juga membaca doa qunut setelah sholat subuh.

Qobliyah Subuh

via rizal-story.blogspot.com

Telah disebutkan dalam suatu hadits riwayat Tirmidzi dan Muslim, bahwasanya Aisyah rah meriwayatkan Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: ‘2 rokaat sebelum shalat subuh itu nilainya lebih baik daripada dunia serta isinya’. Bukan hanya bersabda demikian saja, Nabi Muhammad SAW juga bahkan mengamalkannya setiap hari.

Bacaan Niat Shalat Qobliyah Subuh

Sama seperti ketika kita akan melaksanakan shalat wajib dan shalat sunnah yang lainnya, kita juga harus melafadzkan niat saat akan melaksanakan shalat subuh. Hal ini dikarenakan Allah SWT melihat amal yang dikerjakan oleh setiap makhluknya sejak awal, yakni niat. Adapun lafadz sholat qobliyah subuh adalah sebagai berikut:

USHOLLII SUNNATASH SHUBHI ROK’ATAINI QOBLIYATAL LILLAAHI TA’ALAA

Artinya: saya berniat sholat sunnah sebelum subuh 2 rokaat karena Allah Ta’ala

Bukan hanya perlu menghafalkan dan melafadzkan niat saja, tetapi kita juga harus mengetahui waktu pelaksanaan sholat yang hukumnya sunnah muakkadah ini. Lebih jelasnya, pelaksanaan sholat qobliyah subuh adalah setelah adzan subuh berkumandang dan sebelum dilaksanakannya shalat subuh.

Ini merujuk pada arti kata qobliyah itu sendiri yang bermakna sebelum. Jadi, sholat qobliyah subuh ini termasuk shalat sunnah rawatib yang mengiringi shalat subuh, namun dikerjakan sebelum mengerjakan shalat subuh. Mengenai jumlah rakaatnya hanya 2 saja.

Dan tentang hukumnya, sudah disinggung sebelumnya hukum shalat qobliyah subuh ini adalah sunnah muakkadah, artinya shalat sunnah yang sangat dianjurkan. Setelah kita melafadzkan niat ini, maka kita bisa melakukan takbiratul ihram, membaca doa iftitah, membaca al fatihah, membaca surat-surat pendek dan melanjutkan shalat seperti kita melaksanakan shalat yang lainnya.

Dan yang perlu diperhatikan adalah dianjurkan untuk tidak berlama-lama ketika melaksanakan shalat ini, karena posisi shalat ini hanya sebagai shalat sunnah, sekalipun nilainya jauh lebih berharga dari dunia serta isinya. Selain itu, Nabi Muhammad SAW sendiri juga mencontohkan ketika rakaat pertama beliau membaca surat al Kaafirun dan rakaat kedua, beliau membaca surat al Ikhlash,

Apakah Shalat Qobliyah Subuh ini Berbeda dengan Shalat Sunnah Fajar?

Berdasarkan referensi, antara shalat qobliyah dengan shalat fajar ini adalah sama. Hanya saja yang berbeda adalah istilahnya. Shalat sunnah qabliyah subuh adalah istilah yang biasa dipakai oleh para ulama. Dan karena pelaksanaannya sendiri dilakukan waktu fajar, yakni setelah dikumandangkannya adzan subuh tetapi sebelum iqamat subuh, jadilah shalat ini juga dinamakan dengan shalat sunnah fajar.

Memang ada beberapa istilah yang biasa dipakai untuk menyebut shalat qobliyah subuh ini. Ada hadits yang menyebutkan bahwasanya Rasulullah SAW berpesan: ‘Dua rakaat sholat fajar itu lebih baik dari dunia serta isinya’. Nah, berdasarkan hadits ini, sebagian ulama berpendapat bahwa shalat qobliyah subuh itu adalah shalat sunnah fajar.

Kemudian ada juga yang menyebutnya dengan shalat sunnah subuh karena waktu dilakukannya adalah sebelum shalat subuh. Ada juga yang menyebutnya dengan shalat sunnah barad, dimana nama ini merujuk pada kemungkinan dilaksanakannya sholat sunnah ini saat hari masih dingin.

Tetapi ada juga yang menamainya dengan shalat sunnah ghadat, yakni shalat sunnah yang dikerjakan saat pagi buta. Oleh karenanya Syaikh Nawawi dalam Nihayatuz Zain-nya memperbolehkan niat sholat sunnah ini dengan berbagai jenis istilah yang ada. Maka dari itu juga, niat shalat qobliyah subuh yang telah disebutkan sebelumnya juga bisa berubah mengikuti namanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *